KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Industri kemasan mulai mengambil bagian dalam pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung pengurangan emisi dan memperkuat praktik bisnis berkelanjutan.
Salah satunya dilakukan PT Lami Packaging Indonesia (LamiPak) melalui kerja sama dengan PT Energy Management Indonesia (Persero) atau PLN EMI dalam pembelian Renewable Energy Certificate (REC).
Melalui kerja sama tersebut, LamiPak menargetkan pembelian REC sekitar 10.000 megawatt-hour (MWh) pada 2026. Komitmen itu dituangkan dalam perjanjian pembelian REC untuk jangka waktu dua tahun yang ditandatangani pada Senin (5/10/2026).
Sertifikat energi terbarukan yang dibeli LamiPak bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Orya Genyem di Papua. Pembelian ini menjadi bagian dari langkah perusahaan untuk meningkatkan dukungan terhadap penggunaan energi bersih dalam kegiatan operasional.
Direktur Utama PLN EMI Henri Firdaus mengatakan, keterlibatan sektor industri dalam pembelian REC dapat memperluas dukungan terhadap pengembangan energi terbarukan di Indonesia.
Menurut Henri, mekanisme tersebut memberikan kesempatan kepada perusahaan untuk berkontribusi terhadap pemanfaatan energi bersih sekaligus mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam aktivitas bisnis.
“Keterlibatan LamiPak menunjukkan bahwa sektor industri memiliki peran dalam mendorong pemanfaatan energi terbarukan. Kami berharap langkah ini dapat diikuti perusahaan lain sehingga upaya mempercepat transisi energi di Indonesia semakin luas,” ujar Henri, Selasa 13 Oktober 2026.
Sementara itu, Direktur PT Lami Packaging Indonesia Hongbiao Li menyampaikan bahwa pembelian REC merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperkuat penerapan prinsip keberlanjutan dalam operasionalnya.
Ia mengatakan, kerja sama dengan PLN EMI diharapkan menjadi langkah berkelanjutan untuk mendukung pemanfaatan energi bersih sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan terhadap transisi energi nasional.
“Pemanfaatan REC menjadi salah satu langkah kami untuk mendukung energi terbarukan dan membangun komitmen jangka panjang terhadap keberlanjutan. Kami berharap kolaborasi ini terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi transisi energi di Indonesia,” kata Hongbiao.
LamiPak juga merencanakan peningkatan pembelian REC pada periode selanjutnya. Upaya tersebut diarahkan untuk memperluas dukungan terhadap energi terbarukan secara bertahap dan memperkuat langkah perusahaan dalam mengurangi emisi dari kegiatan operasional.
REC merupakan sertifikat yang merepresentasikan atribut energi terbarukan dari listrik yang dihasilkan pembangkit berbasis energi terbarukan. Setiap satu unit REC setara dengan satu megawatt-hour listrik yang diproduksi dari sumber energi terbarukan.
Editor Bayu Mulyana












